Saya mau bertanya dan mohon solusi:

  1. cpanel sthf.ac.id jika dilihat dari statistik memiliki Disk Usage 16.51 GB / ∞ setelah ditelusuri  lebih lanjut sebanyak 10,5 GB berada di public_html/ setelah saya cek lebih lanjut file file yang ada di public_html/ tak sampai 10 GB, jadi ini membuat saya pusing dimanakah file2 yang jumlahnya 10 GB itu. saya mencoba menggunakan view trash tapi 0 GB file.
  2. Mohon bantuannya bersembunyi dimana file 10 GB itu

Temukan File error_log

Penggunaan terbesar ada di dalam folder public_html/sthf.ac.id/plugins/generic/usageStats/lib/geoIp/admin pada file error_log yang mencapai 9.97GB .

 

Untuk file error log tersebut bisa dicoba hapus terlebih dahulu, dan untuk mendisable error_log pada hosting bisa #Enable_atau_Disable_PHP_error_log_dari_Select_PHP_Version

Pada control panel hosting yang menggunakan cPanel, Anda dapat mengaktifkan atau menonaktifkan error_log secara mudah. Namun, Anda juga bisa mendisable atau mengubah pengaturan error_log sesuai kebutuhan Anda.

Berikut adalah cara enable dan disable error_log di cPanel:

  1. Login ke akun cPanel Anda.
  2. Temukan kelompok menu Software dan klik Select PHP Version.
  3. Sebagai informasi bahwa menu Select PHP Version ini tidak disertakan dalam cPanel secara default, jadi jika Anda menghosting dengan host web lain, atau install cPanel di VPS/Dedicated Server mandiri, Anda mungkin tidak memilikinya di akun Anda.

  4. Pada menu Select PHP Version, pilih tab Options.

    Terdapat fitur display_errors, contang opsi tersebut untuk mengaktifkan display_errors

Keterangan:

  • ~E_ALL : Disable semuanya
  • E_ALL & ~E_NOTICE : Report semua error kecuali E_NOTICE
  • E_ALL : Report semuanya
  • E_ALL & ~E_DEPRECATED & ~E_STRICT: Report semua error kecuali E_DEPRECATED & E_STRICT

Sampai tahap ini, proses disable/enable error_log di cPanel telah selesai.

Tips Menjaga Ukuran File Log

Jika dibiarkan terus menerus, file error_log bisa membesar hingga ratusan MB, bahkan lebih, dan mengurangi space hosting Anda. Untuk solusinya, Anda dapat melakukan beberapa hal berikut:

  1. Hapus file secara berkala, terutama jika tidak digunakan untuk debugging.
  2. Gunakan fitur log rotation jika Anda menggunakan VPS, agar log otomatis diarsipkan dan dibatasi ukurannya. File seperti /etc/logrotate.conf bisa dikonfigurasi untuk ini.
  3. Matikan error log di production jika tidak diperlukan.

Menjaga ukuran file log tetap kecil akan menghemat storage hosting atau VPS Anda.